Rindu

23 02 2009

Malam ini cukup terang.
Walau di langit tak terlihat bintang,
atau pun indahnya tarian kunang-kunang.

Dalam sendiri,
seorang gadis duduk di temaram taman kota.
Dia sedang mencoba merangkai kata-kata.
Sejujurnya dia bukanlah seorang pencerita.
Nalarnya hanya sekedar merajut kata cinta.

Dalam sunyi,
jiwanya mendengar suatu nyanyian syahdu.
Lagu yang tercipta sendiri tanpa dipandu.
Dan sekarang di hatinya itu,
hanya ada satu rasa, rindu.





Lagu Lawas

13 02 2009

…’Cause there’s something in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You make me believe that there’s
nothing in this world I can’t be
I’d never know what you see
But there’s something in the way you look at me…

Lagi nonton Dahsyat pagi ini, ga nyangka yang dateng artis Filipina, Christian Bautista. Inget banget, dulu sempet demen banget ma lagu ini. Humm… Lagu kenangan ini ceritanya! Baru-baru tamat SMA. Ga tau kenapa, jadi kangen sama temen-temen di sana.  Humm… Emang ya, kekuatan sebuah lagu itu ternyata lumayan gede. Membangkitkan rasa dan kenangan yang pernah kita alami. Pantes aja ibu-bapak kita sukanya denger lagu lawas zaman mereka. :)





Love

8 02 2009

Apa yang kita ingat dari kenangan-kenangan yang terekam oleh kita?
Nama tempat, Nama permainan, Nama teman, Atau kejadian,
Adalah hal-hal yang lambat laun bisa terlupa.

Tapi tidak dengan rasa.

Rasa senang, Rasa sedih, yang akan terus kita bawa,
tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita.

Dan semakin kita dewasa, kita akan menyadari,
bahwa diantara kenangan-kenangan tersebut,
ada satu rasa yang paling besar, yaitu CINTA.

Karna ketika satu persatu cerita berhenti dan menjadi kenangan,
cinta terus bergerak seiring dengan harapan yang menyertai dia.

Cinta yang tak terlihat oleh mata, tak teraba oleh tangan,
tapi dia ada, bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya.

Cinta yang sejati, cinta yang ketika kita kira sudah pergi,
ternyata cuma bersembunyi, menunggu untuk kembali lagi.

*source: Love the movie





We TRUST with SMILE, SUMRINGAH!!!

3 02 2009

Akhir-akhir ini saya menderita sindrom aneh, sebutlah namanya sumringah-sindrom.  Apa itu??  Yaitu suatu sindrom dimana saya selalu ingin “sumringah”. Apa itu sumringah, atau lebih tepatnya, siapa itu sumringah??

TRUST Game

TRUST Game

Sumringah adalah nama tim saya waktu ikut lomba trust by danone 6th Indonesia.  Berasal dari bahasa Jawa yang diserap oleh bahasa Indonesia yang  kurang lebih berarti “bahagia” (sumber:wiktionary). Sumringah-sindrom yang melanda saya ini bukan hanya membuat saya selalu ingin sumringah… Tetapi sampai masuk ke mimpi2 saya. Bayangkan, saya tidur dengan over malam ini… Saya tidur lebih dari 10 jam!!! Dan dalam sepuluh jam itu, ada beberapa jam saya mimpi tentang sumringah!!! Dan karna saya lebay, saya lanjut tidur siang selama 2,5 jam tadi… Dan tetap di dalam mimpi itu ada sumringahnya…!!!

Huff… Saya rindu teman-teman satu tim saya. Saya rindu sahabat-sahabat saya itu… Orang-orang yang baru saja saya kenal akhir-akhir ini, teman seperjuangan saya,  yang akhir-akhir ini sangat intense bertemu dengan saya… Dimana bersama mereka ada canda, tawa, harap, lelah, mimpi, perjuangan, tak kenal menyerah, cinta?? Hahahaha klo yang ini kayaknya engga deh… wakakaka I miss them!!! Really…

Baiklah, mungkin teman-teman yang ngebaca blog saya belum mendapat alur yang jelas dari cerita saya. Maaf, yang namanya cewe kan klo cerita (kata temen saya nih…) kebanyakan intronya, ga to the point! Hehehe Ok. Ok. Saya cerita nih…

Jadi, cerita bermula dari seorang Tuan besar sedang mencari Nyonya lalu mendapatkan si Nyonya itu dan kemudian untuk melengkapi rumah tangga kita mencari Supir,, tapi sayangnya si Supir malah selingkuh sama Tuan besar dan Diangkat menjadi Nyonya juga. Dan naiklah pangkat Tukang kebun menjadi Supir yang gosipnya selingkuh sama si Nyonya mantan supir itu. Lalu ada pembantu rumah tangga yang ganteng banget sehingga menjadi selingkuhannya Nyonya yang ga selingkuh sama supir! Lalu… Lalu….. Maaf.. maaf, saya ngelantur teman2…

Begini ceritanya… Dimulai dengan seorang laki-laki yang merasa dia sangat ganteng, bernama Diffy (21) –bukan nama sebenarnya, red– yang suka banget ikut lomba-lomba, mulai dari lomba masak, lomba karoke, balap karung sampai yang bonafit, lomba ilmiah– ingin ikut lomba trust by danone.  Kebetulan nih orang punya mimpi pengen ke Paris gratisan. Dan kebetulan juga kampus kami tercinta, UGM, diundang buat ikutan lomba ini… Maka dia berburu anak-anak keren UGM lainnya untuk jadi tim nya dia di lomba ini. Lalu dia mendapatkan Don (21), Tante (21), Nube (20) dan saya Cantik (21)– Semua bukan nama sebenarnya, kecuali saya!! Hahaha Dengan formasi: Diffy sebagai Boss-nya kita, the General Manager alias CEO. Don sebagai Marketing Manager. Tante sebagai Finance Manager. Nube sebagai Operational Manager. Dan si Cantik sebagai Beautiful HR Manager. :p

rapat tertutup di ruang terbuka

rapat tertutup di ruang terbuka

Lalu kita berjuang bersama rapat tertutup di ruangan terbuka, lebih tepatnya di halaman sebuah coffe-shop terkemuka di Jogjakarta, mendesain CV secantik-cantiknya yang kemudian kita daftarkan di lomba. Dan kemudian kita dipanggil wawancara, kemudian karna kekonyolan kita yang mantabs banget, akhirnya kita dipercaya buat ikut lomba itu di Jakarta bersama 3 tim lainnya dari UGM, akhirnyaaa…. Perjuangan rapat terbuka di malam hari yang dingin selama beberapa malam itu ga sia-sia, alhamdulillah… Segala puji hanya milik-Mu Ya Allah…

Cerita dimulai tanggal 29 Januari 2009, kita berkumpul bersama di rumah Tante,, Janjinya sih kumpul jam 8, tapi ternyata pada dateng 1-2 jam kemudian,, hanya si Cantik yang ontime karna mau minta sarapan sama Tante! Wakakaka… Lalu dengan perbekalan yang lebay, kita berangkat!!!

Sumringah goes to Jakarta!!!

Sumringah goes to Jakarta!!!

Perjalanan ke Jakarta di tempuh melalui jalur selatan, Jogja-Wates-Kebumen-Gombong- sampai kemudian kita berhenti sebentar di sebuah restoran di Banjar (yang terornya sudah dirasakan 61km sebelumnya!!!). Disana kita makan dengan sangat lahap di sana. Disana juga kita mendapat kejutan dari pihak restoran karena si Don ultah (udah lewat 20 hari sih…), tapi cukup menghibur. Cara marketing yang baik ya Pak Marketing?? Lalu jam 8an, kita sampailah di Paris Van Java, latihan sebelum Paris yang sebenarnya, amin. Kita makan2 disana, dan kemudian melanjutkan perjalanan sampai juga di Jakarta jam 00.30. Huff… Panjang dan melelahkan, tetapi tetap semangat!!!

Don Juan

Si Don dan mbak-nya

burger dulu sebelum berger..ak.

burger dulu sebelum berger..ak.

Esok harinya, kita setelah latihan yel-yel yang-lucu-banget-itu dan setelah parb lelaki shalat Jumat,,, kita ke PIM buat makan Burger yang kata Nube enak banget. Setelah kenyang, kita ke Hotel yang sudah disiapkan oleh pihak panitia. Disana kita ada dinner bareng sama 115 peserta lainnya, dan dipresentasikan lagi tentang the danone way. Mengasyikkan. Karna disini kita dapet temen2 baru. Apalagi tim Jogja yang dengan pede-nya yel2 Gundul2 pacul di depan.

Baju kita kembar lho...

Baju kita kembar lho...

Gundul2 Pacul-nya Jogjaa!!!

Gundul2 Pacul-nya Jogjaa!!!

Besoknya, kita sarapan bersama, trus langsung ke Balai Kartini (hmm.. beda2 tipis sama tempat-nya para idol tampil,,, bahkan di tempat kita juga ada para idol dadakan dengan yel terong-terong-terong, wakakaka). Disana kita opening ceremony, lalu masuk ke dalam bilik masing-masing dan LOMBA!!! Kita bertindak sebagai manager dan membuat kebijakan perusahaan untuk tiga tahun. Wah, begini ya rasanya jadi manager,, hahahaha

Ayo kita majukan nama baik Psikologi UGM Qi!!!

Ayo kita majukan nama baik Psikologi UGM Qi!!!

UGM bersatu, Jogjaa!!!

UGM bersatu, Jogjaa!!!

para manajer sedang berpikir keras...

para manajer sedang berpikir keras...

Setelah lomba kita penutupan. Ditutup dengan yel-yel perwakilan dari tiap-tiap universitas. Dan foto-foto tentunyaaa!!!

Di depan bilik kita

Di depan bilik kita

Sama tim dari Unair

Sama tim dari Unair

Tapi,,, eiittsss… Cerita Sumringah tidak hanya berakhir disana. Kita masih melanjutkan perjalanan esok harinya tanggal 1 Februari 2009 ke Dufan!!!! Kita ga cuma berlima lho, ada juga Dek Dian, adeknya Diffy yang punya kartu diskon Dufan karena berprestasi di sekolahnya, diajakin juga… Bagus Dek, sekolah yang rajin ya biar taon depan dapet lagi tu kartu! Kan lumayan buat yang nganter.. Hehehe

Formasi lengkap tim Dufan!!!

Formasi lengkap tim Dufan!!!

si Cantik dan Don

si Cantik dan Don

kuda-kudaan

kuda-kudaan

Bocah2 lagi maen

Bocah2 lagi maen

Sampe malem di Dufan

Sampe malem di Dufan

Dimulai dengan naik Kora-Kora yang menegangkan.. (ada yang gemetarannn!! wakakaka), langsung lanjut ke Halilintar, Arung Jeram, Bianglala, Naik Bom Bom Car, Kicir-Kicir (sampe 2x Don, kita berdua emang lebaayyy,,,),  Tornado, sama ide buruk yang buat pusing, bola di atas air trus muter2 kayak hamster. Dari pagi sampai malem, kita di Dufan… Hampis semua wahana di masukkin, termasuk wahana adek-adek kayak Rumah Boneka, Rumah Miring sama Balada Kera. Dasar, orang Indonesia ga mau rugi!

Ga terasa udah malem, saatnya kita berpisah. Pertama Nube yang ngacir, lalu si Don yang mau langsung KP di Depok (tapi malah bikin kita muter2 Depok sampe jam 1 malem cari alamat! Huff). Dan sampailah kita ke rumah Diffy, pada langsung tidur karna emang udah dini hari.  Besoknya, kita bertiga, Si Cantik, Tante dan Diffy, beserta pendatang baru dalam cerita ini, Pak Amad, pulang ke Jogja… Dan inilah cerita kita.

Cerita tentang lima anak muda dengan latar pendidikan yang berbeda, dengan sifat yang berbeda, dengan cara pikir yang berbeda, yang memiliki energi yang berlebihan, bersatu untuk bermimpi.  Bermimpi untuk menjadi manusia yang lebih baik, bermimpi untuk keliling dunia, bermimpi untuk mewujudkan negeri tercinta menjadi tempat yang lebih baik. Amin. Semoga cerita ini tidak hanya sampai disini. Semoga mimpi kita tidak hanya sekedar mimpi. Karna kita percaya, bahwa senyuman dapat mengubah segalanya. We TRUST With SMILE, SUMRINGAH!!!





Biopsychology

27 01 2009

Huff… Seharian yang melelahkan.  Hari ini saya seharian di kampus tercinta menghadiri Konferensi Nasional Biopsikologi. Banyak banget hal-hal menarik yang saya dapatkan hari ini.  Sampai-sampai membuat kepala saya agak pusing karena cognitive overload.  Bagaimana tidak, hari ini saya kurang lebih mendengarkan resume dari lima belas penelitian. Tapi jadi ingat omongan sahabat saya tadi, “Ga-pa-pa Dud, cognitive overload, daripada problem overload?” Hehehehe Ada benarnya juga, kita memang harus selalu bersyukur, Bukan?

Apa sih sebenarnya biopsikologi itu? Dan apa yang saya dapatkan disana? Hmm.. Rasanya terlalu panjang jika saya harus menulis semuanya disini, tetapi saya akan mencoba sedikit merangkumkan saja.

Biopsikologi merupakan salah satu perspektif keilmuan dalam khasanah ilmu psikologis yang mencoba menjawab fenomena psikologis dengan pemahaman fisiologis (biologi). Jadi bisa sahabat bayangkan, hari ini telinga saya sangat akrab dengan istilah otak, gen, kromosom, neuron, hormon, dan teman-temannya.

Sewaktu saya membaca buku abstract compilaton, yang merupakan rangkuman penelitian yang akan dipresentasikan, ada kata-kata yang membuat saya tertegun dan berpikir…

“Dengan demikian membicarakan keterkaitan antara kesehatan mental dan neuropsikologis sangat menarik karena memberi wawasan baru, seperti mengapa individu menjadi begini  atau begitu bla bla bla bla bla…. Mengapa orang yang selalu membaca Al-Quran dijamin tidak pikun dan masih banyak lagi”

Mengapa??

Ternyata jawabannya, saya temukan di presentasi salah seorang dosen saya yang sangat cantik. Di slide-nya, si Ibu menjelaskan tentang otak kiri Vs otak kanan.  Ternyata ketika kita sedang menulis dan membaca tulisan atau angka latin, otak kiri kita berperan yang dalam memproses kata.  Tetapi hal ini berbeda ketika kita menulis dan membaca huruf Arab. Karena pada tulisan atau angka Arab yang kita baca dari kanan, diperlukan dua belahan otak yang aktif.

Saya jadi ingat kata-kata sahabat saya dulu. Dia pernah berkata kalau saya sering ngaji dan banyak menghapal ayat suci Al-Quran maka kemampuan saya untuk menghapal dan mengerjakan hal yang lain menjadi lebih mudah.   Pertamanya saya ga gitu ngeh dan sempat mikir apa hubungannya?? Tapi dengan sedikit ilmu yang saya dapatkan hari ini, saya bisa mengambil suatu kesimpulan kecil meskipun belum terlalu memuaskan rasa ingin tau saya. Menakjubkan.

Saya berpikir, ini adalah salah satu perspektif ilmu psikologi yang sangat menarik.  Dimana dasar biologi dijadikan sebagai bahan pertimbangan khasanah ilmu psikologi selain dasar sosial, agama, sosiologi, lingkungan dan sebagainya.  Hal ini membuat saya menyadari, dibalik “kesederhanaannya”, ternyata ilmu psikologi merupakan ilmu yang sangat kaya dan sangat menarik untuk dipelajari.  Bukan begitu teman-teman? :)

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.” (Q. S. Al Jaatsiyah :13)





Ada Yang Hilang

27 01 2009

Sudah lewat tengah malam sekarang, tapi saya ingin sekali menulis. Habis ngeliat-ngeliat foto2 temen2 di Facebook, buat saya merasakan ada yang hilang. Entah kenapa, tapi saya merasa saya mulai “jauh” dari mereka. Siapa?? Hmm… Teman2 kampus saya.

Saya tidak tau apa yang menyebabkan saya merasa jauh dengan mereka.  Mungkin kesibukan saya dengan kegiatan di luar kampus menyebabkan kita jarang main bareng lagi. Atau emang sekarang memang saatnya kita jarang untuk sama2 lagi (karna kita sudah angkatan tua tentunya.. :) ) Huff… Apapun itu, yang pasti itu membuat saya merasa kehilangan.

Ada sih beberapa teman kampus yang tetap dekat dengan saya.  Sahabat-sahabat saya tentunya. Yang selalu saya curhatin tentang si dia, dia atau dia yang menyebalkan itu! Karna mungkin mereka yang tau tentang kisah lengkap saya dari awal bersama dia, dia atau dia yang menyebalkan itu! Sampai-sampai seorang sahabat saya berkata, “Yampun… Dari awal masuk kuliah, sampai sekarang udah mau lulus, ceritanya tetap dia, dia atau dia yang menyebalkan itu!”

Tapi akhir-akhir ini saya juga tidak punya banyak bahan gosip tentang dia, dia atau dia (halah… apaan sih ini?? siapa sih dia yang menyebalkan itu??), sehingga saya juga jarang contact dengan sahabat2 saya yang sering banget saya curhatin itu.  Dan ya itu akibatnya, saya merasa ada yang hilang.

Jujur, saya rindu kebersamaan itu.  Kebersamaan ala cewe2 psikologi yang kerjanya agak sedikit “hedonis” alias hobi banget keliling mall buat belanja belinji, atau sekedar nginep di satu rumah (atau kos), trus ngobrol sampe pagi, atau nangis2 bareng gara2 ada masalah sama pacar. OMG, saya bahkan lupa, saya sekarang ga punya pacar! Hahahaha

Selain sahabat-sahabat perempuan saya, saya juga kangen sahabat-sahabat laki-laki saya.  Ya, para lelaki itu.  Cowo2 psikologi, yang pinter banget mengayomi curhatan wanita.  Entah karna mereka juga adalah para calon psikolog atau karna mereka kebanyakan bergaul dengan para wanita.  Mereka, para lelaki psikologi yang berpakaian rapi dan wangi, yang sempat mengisi hari-hari saya dengan tawa, menemani curhat-curhatan saya, main ke rumah saya sekedar untuk bermain dengan ponakan saya atau saya menemani mereka main basket, atau apalah itu. Yang pasti saya kangen sama mereka.

Saya ga tau kenapa, tapi ada beberapa orang yang saking “jauh” nya dengan saya, saya merasa susah untuk dekat lagi.  Mungkin saya bisa “say hi” sama mereka, tapi sekedar “say hi“.  Entah kenapa, rasa kebersamaan kita yang pernah ada menghilang.  Mungkin karna saya sudah sangat jarang bersama dengan mereka selama ini.  Saya seolah-olah menjauh dari kehidupan mereka.  Sebenarnya saya ga punya niat seperti itu, tetapi hal itu seperti terjadi begitu saja.  Mungkin ada sedikit penjelasan yang menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi, tapi saya merasa ga perlu buat membahasnya disini.

Hmm…. Saya ga tau kemana tulisan ini akan bermuara.  Saya hanya sekedar ingin mengungkapkan apa yang saya rasakan.  Saya berharap, teman2 yang membaca tulisan ini tau, bagaimana saya merindukan kalian.  Bagaimana saya sebenarnya merindukan kebersamaan kita dulu.  Saya berharap, meskipun suatu saat kita akan berpisah (karna satu per satu juga sudah mulai pendadaran!!!), kita bisa tetap saling bersilaturahmi. Semoga. Amin.

“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”  (Q. S. An Nisaa’ 69)





Wanita Itu

25 01 2009

Wanita itu tersenyum, manis sekali.
Matanya bersinar, penuh dengan mimpi.

Dia bertutur kata yang baik,
Sehingga orang di dekatnya merasa nyaman.
Dia suka tertawa,
Hanya untuk menyenangkan hati sahabatnya.
Meskipun terkadang,
Dia sama sekali tak merasa ada yang lucu.

Aneh memang.
Tapi itulah keunikannya.

Selalu ingin orang lain tahu bahwa dia baik-baik saja.
Padahal hatinya berkecamuk, atau mungkin sedang terluka.

Sakit itu, disimpannya sendiri.
Hanya dibagi untuk orang yang dia segani.
Ayahnya, Ibunya, dan beberapa sahabat terbaiknya.

Wanita itu wanita yang hebat.
Di balik tubuh kecilnya, dia sangat kuat.
Karna dia yakin ada Sang Maha.
Yang selalu menghapus air matanya,
Supaya dia bisa tidur nyenyak malam ini.

Mungkin kalian tak percaya,
Wanita itu adalah dia.
Seseorang yang baru saja ku kenal kemarin sore.


*Untuk dia, tetaplah menjadi adikku yang ceria.





Facial Feedback Hypothesis

25 01 2009

Abis blog-walking ke blognya seorang sahabat, aku menemukan kata-kata yang menginsiprasi:

“We don’t laugh because we’re happy, but we’re happy because we laugh”

Hmmm…. Apakah benar seperti itu?? Apakah kita tertawa karena kita gembira? Atau kita gembira maka kita tertawa? Lho kok malah makin bikin pusing?? hehehe

Sebenarnya bahasan ini sudah cukup familiar di telinga anak psikologi.  Terutama yang mengambil mata kuliah psikologi Emosi bersama Bu Nida Ul Hasanat a.k.a dosen pembimbing skripsi saya.  Di kuliah itu, Beliau sering banget mengemukakan tentang teori “Facial feedback hypothesis“. Lalu, apa itu Facial feedback hypothesis dan apa hubungannya dengan quote di atas?

Baiklah, saya akan mencoba untuk menjelaskannya.

Facial feedback hypothesis states that facial movement can influence emotional experience. For example, an individual who is forced to smile during a social event will actually come to find the event more of an enjoyable experience. (source: wikipedia.org)

Terdapat suatu hipotesis yang disebut dengan facial feedback hypothesis. Yang mengatakan bahwa gerakan di wajah dapat mempengaruhi emosi dalam diri kita.  Sebagai contoh, ketika kita tersenyum, maka secara tidak sadar, kita akan merasa senang. Hal ini terjadi karena otak kita sudah ‘mengingat’ pernyataan bahwa ketika sedang merasa senang maka kita akan tersenyum. Dan jika hal ini di balik, ketika kita tersenyum, maka otak kita akan memanggil ‘rasa’ yang sangat dekat dengan senyum itu yaitu emosi senang.  Kalau di gambarkan maka ilustrasinya seperti ini:

EVENT –>  FACIAL CHANGES  –> EMOTION

Jadi, apakah kita tertawa karena kita gembira? Atau kita gembira maka kita tertawa? Ya, bisa jadi dua-duanya. :)





Dunia Cewe itu Menyenangkaaannn…..

25 01 2009

dunia cewek

dunia cewek

Pagi!

Siap!

Semangat!

Akhirnya aku menambahkan kategori baru dalam blogku,, yaitu: ceria selalu.

Selama ini mungkin temen-temen suka melihat blog ku agak serius meskipun tulisannya ga berat-berat banget.. Tapi karna pada dasarnya aku termasuk orang yang suka dengan sesuatu yang seimbang… Maka aku membuat kategori ini untuk menyeimbangkan. Supaya apa?? Supaya dibalik pemikiranku yang serius, tajam dan terpercaya (seperti taglinenya berita di TV), aku juga bisa selalu ceriaa… Karna kasian, jika di usia yang makin matang,,,trus aku kurang ceria takutnya malah makin cepat terlihat matang… Wuuuaaahhhhh…..

Ok, kali ini aku akan membahas bahasan tentang dunia cewe yang sangat menyenangkan. Kenapa aku memilih bahasan ini?? Karna akhir-akhir ini, bergaul dengan beberapa lelaki dari dunia yang sangat lelaki (Baca: fakultas teknik) yang bahkan menjadikan wanita-wanita disana hampir serupa dengan lelaki, aku sering kali mendapat pergeseran pendapat dengan mereka tentang dua hal yang sangat menyenangkan untuk dibahas, yaitu: dunia laki-laki dan perempuan. Bahkan karna sangat menyenangkan, terdapat mata kuliah Psikologi Gender di Fakultas Psikologi yang secara khusus membahas keajaiban-keajaiban antara laki-laki dan perempuan.

Mungkin aku ga akan membahas tentang hal ini secara berat dan serius,, karna selain lupa dengan materi kuliah Psikologi Gender yang kuambil pas semester tiga (sekarang semester berapa Mel? Tujuh! Puass???), aku ingin berbagi hasil browsingku tadi tentang “enaknya jadi cewek“… Di artikel ini, membahas beberapa hal yang membuat dunia cewek itu sangatlah menyenangkan. Dan inilah hasil copy-paste-nya…. Taaarrrraaaaa:

Singkatan KO = Kata Orang

1. Cowok angkat barang berat
KO : Udah biasa, biarin aja nggak usah dibantuin
Cewek angkat barang berat
KO : Kesian banget, bantuin yuk..emang suaminya ke mana ?

2. Cowok pake baju cewek
KO : Idih mbak..mo ke mana ? suwit..suwit..
(bencong maksudnya)
Cewek pake baju cowok
KO : Cool..boleh juga..eksentrik

3. Cowok nganterin ceweknya orang
KO : Kamu siapa ? jedag..jedug (digebukin ama cowoknya yg cewek)
Cewek dianterin ama cowok orang lain
KO : Tetep aja yg digebugin yg cowok ama
cowoknya yg cewek, bingungkan..he..he..

4. Cowok suka shopping
KO : Amit-amit kayak cewek aja..
Cewek suka shopping
KO : Udah biasa maklumlah cewek :-P

5. Cowok muter-muter di mall
KO : Muter-muter terus, nggak beli-beli…kayak setrikaan nggak panas
Cewek muter-muter di mall
KO : Maklumlah belon ada yg cocok untuk dibeli..

6. Cowok ditraktir cewek
KO : Pelit banget sih..dasar cowok nggak modal
Cewek ditraktir cowok
KO : Emang seharusnya gitu

7. Cowok nangis ngeliat sinetron
KO : Dasar cengeng, gitu aja nangis…gengsi doongg !!
Cewek nangis ngeliat sinetron
KO : Bener2 berperasaan halus..dia pasti terharu..

8. Cowok nggak kerja
KO : Nggak punya malu
Cewek nggak kerja
KO : Lebih mementingkan keluarga

9. Cowok suka marah-marah
KO : Kasar banget dia, moga aja ntar suamiku nggak gitu
Cewek suka marah-marah
KO : Pasti dia lagi datang bulan

10. Cowok menangis & ketawa dalam satu waktu
KO : Gila
Cewek menangis & ketawa dalam satu waktu
KO : Cewek memang ajaib

11. Cowok idiot
KO : Malu-maluin
Cewek idiot
KO : Meskipun idiot kok tetep cantik sih

12. Cowok ngabisin duit istrinya
KO : Pasti buat selingkuh
Cewek ngabisin duit suaminya
KO : Itulah tugas cewek

Hahahaha…. Sangat menyenangkan bukan?? Itulah kenapa aku menyukai dunia cewek,,, dan sangat bersyukur menjadi seorang cewek…. Untuk tulisanku sebelumnya yang membahas tentang gender, bisa diklik di sini.

Sekian dan terima kasih…

:)





Bahasa Cinta

24 01 2009

Sudah sangat larut malam sekarang,, hampir dini hari.. Tapi semangat buat nulis lagi muncul. Habis chat sama adekku, yang sangat dewasa pada usianya, dan kita membahas tentang cinta. Ya,, apa lagi yang paling seru di bahas kalau bukan ini… :)

Setiap orang pasti pernah jatuh cinta.  Maksudku jatuh cinta beneran. Bukan jatuh suka. Apa sih Mel? Hehehe  Tapi bagaimana kalau cinta itu tidak seharusnya ada? Ketika kita mencintai orang yang salah. Hmm… Adakah?? Mungkin bukan orang yang salah, tapi waktu yang salah. Atau mungkin situasi yang salah? Mboh lah… Ga ngerti juga,, Dah larut, ngomong juga makin ngelantur. Hehehe

“Bagaimana jika seorang laki-laki mencintai perempuan yang telah bersuami?”

Itu pertanyaan yang pernah kubahas bersama sahabat terbaikku di waktu itu,, klo ga salah waktu di warung Steak pas penyambutan pengurus baru FOSMA 2007-2008 part.2 (ingetin klo salah ya Na!).  Dan dia melontakan pertanyaan itu, dan langsung memberikan jawabannya. (dasar emang rada aneh nih anak,,, hehehe)…

“Mungkin hal terbaik yang bisa laki-laki itu lakukan adalah diam. Karena diam itulah bentuk cintanya.”

Ya, Diam.  Mungkin itulah cara yang terbaik. Ketika kita tidak diizinkan lagi untuk berkata-kata, ketika kita tidak diizinkan lagi untuk lancang melangkah. Tapi tak perlu kita bersedih. Karna diam adalah salah satu bahasa cinta.

‘Allah Maha Pencemburu,

itulah alasan mengapa aku tak boleh mencintaimu dengan terlalu.’

Jogja, 24 Januari 2008, 02:34