Maafkan aku bila, aku ada rahasia… bukan denganmu…
Maafkan aku bila, aku ada rahasia… Oh mungkin dengannya…
.Ten2five.
Rahasia. Ok, yang aku maksud rahasia disini bukanlah the secret. Karna sejak buku itu booming, maka hal itu adalah rahasia umum. Dan rahasia bukanlah rahasia bila sudah menjadi rahasia umum. Rahasia disini adalah rahasia yang benar-benar rahasia. (apa seeh…?)
Setiap orang pasti punya yang namanya rahasia. Rahasia adalah sesuatu atau hal yang kita tidak ingin orang lain tahu. Menurut KBBI, rahasia berarti sesuatu yang disembunyikan.
Aku jadi ingat rahasiaku sewaktu kecil. Aku pernah naksir seorang cowok tapi malu buat ngomong sama orang lain dan menyimpan perasaan itu, maka hal itu menjadi rahasia pribadi. Dulu, di salah satu majalah kesayanganku waktu SMA, ada satu rubrik membuka rahasia jahil seseorang yang dulu pernah dilakukan. Misalnya rahasia sewaktu seseorang membunyikan bel mata pelajaran berakhir pada saat di sekolah padahal belum waktunya pulang dan menjadi ’buron’ pelaku kejahatan tersebut tapi tak pernah mengaku dan sebagainya.
Selama ini, yang namanya rahasia, sering banget diidentikan dengan hal-hal negatif. Kejahilan, aib, perselingkuhan, pencurian,,,, dan lainnya. Karna ya biasanya yang namanya sesuatu yang tak mau diketahui oleh orang lain, itu biasanya hal yang negatif. Jadi inget perkataan salah seorang paranormal terkenal, ”Kalau seorang artis ke dukun mah, ga bakal disebarluaskan. Tapi kalau pergi ke pesantren, umroh, nyumbang baru disebarluaskan.”
Padahal, bukankah sesuatu yang bersifat kebaikan itu juga harus dirahasiakan? Supaya tak menjadi sombong atau riya’. Baiklah, waktunya untuk berprasangka baik, mungkin si empu kebaikan ingin supaya perbuatannya dicontoh dan menjadi panutan. Memang lebih baik kalau artis menjadi panutan karna kebaikannya setelah sekian lama masyarakat kita disuapin dengan hal-hal yang negatif.
Kembali lagi ke rahasia. Ada satu hal yang juga kuingat ketika mendengar kata rahasia. Dulu sewaktu kecil, aku dan teman-teman pernah bermain telepon hantu. Bukan telepon hantu betulan sih sebenarnya. Tapi ada nomor telpon yang ketika dihubungi malah menceritakan suatu cerita anak seperti cerita radio. Nah, di cerita itu diceritakan anak-anak kecil yang ditanya oleh gurunya. Dimana tempat persembunyian paling baik yang tak ada satu pun yang tahu. Ada yang menjawab di tempat gelap, ada juga yang menjawab di tempat yang jauh sekali tak berpenghuni. Tapi yang menarik, ada anak yang menjawab bahwa tak ada tempat yang tak ada yang tahu. Karna dimana pun kita berada, Allah pasti akan mengetahui keberadaan kita.
Yang dapat aku simpulkan dari cerita itu adalah, dengan-Nya, kita tak mempunyai rahasia. Karna Dialah Yaa Bashiir, Yaa Samii’, Yang Maha Melihat dan Mendengar.
Recent Comments